Pages

Tips Merapatkan Vagina Yang Longgar, Wanita Wajib Tau

"Tips Merapatkan Vagina Yang Longgar, Wanita Wajib Tau " Vagina menjadi longgar antara lain disebabkan oleh proses melahirkan, usia dan juga terlalu sering melakukan hubungan sekual adalah faktor utama yang membuat vagina wanita menjadi longgar. Tapi karena vagian wanita memiliki sifat elastis, maka vagina wanita bisa dirapatkan dengan metode-metode tertentu.

Pada umumnya wanita yang memiliki vagina longgar cenderung mengalami gairah seksual atau libido yang rendah, hal ini tentunya dikarenakan

Hal tersebut juga bisa membuat wanita mengalami istilahnya inkontinensia yaitu ketidakmampuan untuk mengontrol buang air besar maupun kecil dan vagina yang berbau.

Pada masa lalu, biasanya dilakukan operasi atau metode bedah yang mahal harganya dan dirasakan cukup cepat dan efektif untuk merapatkan dan mengencangkan kembali vagina atau organ intim wanita yang telah longgar. Namun metode ini memang mengeluarkan uang yang tidak sedikit sehingga tidak terjangkau oleh semua kalangan wanita.

Tapi sebenarnya ada cara lain dengan metode latihan dan menggunakan produk herbal untuk mengembalikan otot vagina yang longgar menjadi rapat kembali.

Berikut Beberapa Cara yang Dapat Dilakukan Untuk Merapatkan Vagina yang Longgar :

1. Totok Vagina
Totok vagina dilakukan dengan cara menekan titik-titik syaraf yang berhubungan dengan syaraf vagina. Tujuan dari totok vagina ini adalah melancarkan aliran darah ke vagina serta menguatkan otot-otot di daerah panggul. Jika aliran darah lancar menuju vagina, maka cairan keputihan yang keluar berjalan normal. Totok vagina hanya bisa dilakukan pada mereka yang sudah ahli di bidangnya.

2. Pengasapan atau V fogging (ratus)
Pengasapan atau V fogging ( ratus ) merupakan cara lama yang biasa dilakukan perempuan sebelumnya. Caranya dengan membakar berbagai jenis rempah-rempah wangi di suatu wadah yang disebut Anglo. Tujuan dari pengasapan adalah untuk mematikan bakteri dan menjaga vagina agar tetap kering. Cara pengasapan vagina ini mudah sekali dilakukan sendiri di rumah, jika di rumah Anda memiliki Anglo, kursi rotan khusus dan rempah wangi yang kini sudah banyak dipasarkan. Jangan terlalu sering melakukan cara ini, karena akan membuat bakteri baik dalam vagina mati. Cara ini dapat dilakukan 2 minggu sekali dengan tujuan memberikan daya vagina agar tidak mudah terserang penyakit.

3. Latihan Kegel
Latihan vagina terkenal yang Dapat membantu memperkuat otot-otot vagina adalah latihan Kegel. Senam kegel berguna untuk melatih otot Dasar panggul atau Disebut Dengan pubococcygeus (PC). Otot-otot yang bergerak adalah organ Dalam panggul yaitu rahim, kantong kemih, Dan usus. Teknik senam Kegel yang mudah Dilakukan caranya adalah kontraksikan otot seperti menahan kencing untuk awalnya selama 5 Detik, kemudian kendurkan. Terus ulangi latihan tersebut setidaknya lima kali berturut-turut Dengan meningkatkan lama waktu menahan kencing 15-20 Detik.

Latihan ini tergolong mudah karena bisa Dilakukan kapan saja Dan hanya membutuhkan waktu beberapa menit. Latihan bisa Dilakukan Di kursi kerja, sambil Duduk, sambil berjalan, sambil berdiri, atau berbaring.

Latihan ini tidak hanya membantu memulihkan elastisitas vagina, tetapi juga meningkatkan aliran Darah ke Daerah vagina. Hal ini sangat efektif Dalam meningkatkan libido pada wanita. Bukan hanya ini, juga Dapat mempercepat membangkitkan Dan meningkatkan respons terhadap rangsangan seksual.

4. Gel Vagina Berbahan Alami
Gel pelumas vagina Dengan bahan alami yang mengandung ekstrak ginseng, oak, Hamamelis atau ekstrak tanaman Pureria Mirifica. Tanaman Pureria Mirifica yang kaya akan fitoestrogen tidak hanya memastikan pengetatan vagina, tetapi juga merupakan anti-aging yang cukup baik.

5. ‘Kerucut vagina’ (vaginal cone)
Obat lain yang menggunakan otot untuk mengencangkan vagina adalah vaginal cone. Vaginal cone berbentuk seperti tampon Dengan berat yang bervariasi.
Cara menggunakan adalah Dengan memasukkan kerucut kecil ke Dalam vagina Dan meremasnya Dengan menggunakan otot-otot vagina. Lakukan ini beberapa kali sehari sedikitnya 15 menit. Metode ini perlahan-lahan akan membantu mengencangkan otot vagina.

6. Minum Jamu
Ramuan tradisional untuk merapatkan organ kewanitaan dengan campuran dari beberapa herbal yakni beberapa lembar daun sirih, buah gambir, irisan kulit pinang muda, dan kapur sirih secukupnya. Bahan-bahan tersebut dicampur jadi satu dan direbus sampai mendidih. Lalu, diamkan sampai hangat, dan siap diminum. Minumlah ramuan tersebut setiap pagi hari.

kurangnya kenikmatan rasa penetrasi yang dikarenakan longgarnya vagina wanita sehingga hal ini bisa membuat hubungan seksual menjadi kurang harmonis.

Rangsangan Seksual Pada Wanita


Rangsangan Seksual Pada Wanita

Pertanyaan :
Bila terjadi rangsangan seksual, apakah yang terjadi pada Organ Genital dan Tubuh Wanita?


Jawaban :
Perubahan pada Organ Genital :

2/3 bagian dalam vagina memanjang dan merekah Lubrikasi vagina meningkat Warna vagina berubah menjadi agak gelap (purple) Mulut (serviks) dan tubuh rahim (uterus) tertarik kebelakang dan terdorong ke atas ke dalam rongga panggul (pelvis) Labia minora (bibir vagina dalam ) dan labia majora (bibir vagina luar) terpisah, meningkat ke atas dan terbuka Clitoris (kelentit) membesar dan menegang  (ereksi)


 Perubahan pada Tubuh :




















Sumber : Stoppard M., 1994. London : Dorling Kindersle

Agar Wangi, Memek / Vagina Perlu ‘Minum’ Susu!

Agar Wangi, Memek / Vagina Perlu ‘Minum’ Susu!

BAGI wanita dan juga pasangannya, Memek / Vagina yang sehat dan wangi tentu menjadi dambaan? Untuk itu, banyak cara yang dilakukan untuk membuat Memek / Vagina tetap prima,dan wangi.

Ada yang melakukan ratus, mencuci dengan air sirih atau rajin membasuhnya dengan cairan antiseptik. Namun apakah treatmen itu benar? Menurut Dr. Junita Indarti SpOG, dokter spesialis kebidanan dan penyakit kandungan dari RS Cipto Mangunkusumo/FKUI,  ini adalah langkah yang salah! Agar Memek / Vagina sehat dan harum, ia merekomendasikan perawatan Memek / Vagina dengan menggunakan susu. Ya, susu!

Teryata pemakaian air rebusan daun sirih atau cairan antiseptik untuk area intim perempuan tidak disarankan. Pasalnya keduanya bersifat bakterisid alias mematikan semua mikroba, tanpa memandang itu bakteri baik (flora normal Memek / Vagina) atau bakteri patogen (bersifat merugikan). Jika hal ini berlangsung terus-menerus, bukan kondisi sehat yang didapatkan Memek / Vagina, tapi malah sebaliknya, bisa terjadi infeksi. Ih, nggak mau kan? Menurut Dr. Junita Indarti SpOG, dokter spesialis kebidanan dan penyakit kandungan dari RS Cipto Mangunkusumo/FKUI, infeksi Memek / Vagina terjadi karena terganggunya keseimbangan ekosistem di area tersebut (sekitar Memek / Vagina).

Ekosistem Memek / Vagina sendiri, lanjut dr. Junita, adalah lingkaran kehidupan yang terdapat pada Memek / Vagina, dipengaruhi oleh dua unsur  utama yaitu estrogen dan bakteri Lactobacillus (bakteri baik). “Jika keseimbangan ekosistem ini terganggu, bakteri Lactobacillus akan mati dan bakteri patogen tumbuh. Mekanisme alami yang ada menjadi terganggu sehingga tubuh rentan terhadap infeksi,” ujar dr. Junita.

Banyak faktor yang menjadi penyebab ketidakseimbangan ekosistem Memek / Vagina, yaitu kontrasepsi oral, penyakit diabetes mellitus (kencing manis), pemakaian antibiotik, darah haid, cairan mani, penyemprotan cairan ke dalam Memek / Vagina (douching) dan gangguan hormonal (pubertas, menopause atau kehamilan). Maka, menjaga keseimbangan ekosistem Memek / Vagina adalah cara paling alamiah dan efektif dalam merawat kesehatan Memek / Vagina serta mencegah timbulnya infeksi. Bagaimana caranya?

Sebuah uji klinis yang dilakukan di poliklinik Sitologi RSCM membuktikan manfaat ekstrak susu bagi kesehatan Memek / Vagina. Ternyata, susu mengandung zat aktif yang diesktrak menjadi asam laktat dan laktoserum yang secara klinis terbukti mengurangi keluhan gatal, rasa terbakar dan keputihan pada Memek / Vagina. “Penelitian kami terhadap 71 kasus fluor albus (keputihan) dengan keluhan rasa gatal, terbakar dan keputihan menunjukkan pengurangan rasa gatal sebesar 86,1%, pengurangan rasa terbakar 87,5% dan pengurangan keputihan 81,1% setelah pasien dirawat dengan pemberian larutan asam laktat dan laktoserum dua kali sehari selama dua minggu,” papar dr. Junita.

Dari hasil uji klinis disimpulkan bahwa asam laktat dan laktoserum bermanfaat mengurangi keluhan karena keputihan dan menghambat pertumbuhan jamur (kandida) dan dermatofit (kapang).

Jadi bagaimana agar mendapatkan ekstrak susu berupa asam laktat dan laktoserum, apakah harus melakukan fermentasi dulu? wah, tak perlu harus seribet itu. Kalau ingin hasil ‘jadi’ dan tinggal pakai sudah ada Lactacyd yang dijual bebas di pasaran.

Menurut dr. Diana Komara, Medical Advisor Lactacyd, cairan pembersih Lactacyd berbeda dengan pembersih kewanitaan yang selama ini ada, bukan pula antibiotik biasa, sehingga tidak membunuh flora normal Memek / Vagina, melainkan justru meningkatkan pertumbuhannya karena menyediakan makanan bagi bakteri baik tersebut. “Selain itu dengan menjaga tingkat keasaman normal pH 3,8-4,2, Lactacyd mencegah pertumbuhan organisme patogen yang dapat menyebabkan keluhan gatal dan bau tak sedap,” tandas dr. Diana. [a] (Sumber: Majalah Konseling)

9 Cara Merawat Vagina Agar Harum dan Wangi

9 Cara Merawat Vagina Agar Harum dan Wangi

Menjelang hari pernikahan, kaum wanita sering melakukan berbagai perawatan agar tampil prima luar-dalam. Tetapi setelah menjalani perkawinan selama bertahun-tahun, perawatan diri sering dilupakan. Kesibukan sehari-hari sering disebut sebagai alasan tidak sempatnya melakukan hal tersebut. Padahal sesibuk apa pun, kita perlu menyisihkan waktu untuk merawat diri. Salah satu yang sebaiknya dilakukan adalah merawat daerah intim kewanitaan. Perawatan ini tak hanya bertujuan untuk memanjakan diri sendiri, tetapi juga bisa membahagiakan pasangan Anda.

Apa yang sebaiknya dilakukan?
Setiap sebulan sekali, wanita yang masih berusia produktif mengalami menstruasi. Tak jarang aroma kurang sedap merebak dari area tersebut selama masa menstruasi atau sesudahnya. Salah satu usaha untuk mengusir bau tersebut adalah menggunakan cairan pembersih khusus dengan pH sangat rendah, yaitu sekitar 3,5 - 4,5. Dengan demikian, seperti yang dijelaskan oleh Elizabeth G. Stewart, MD, dan Paula Spencer dalam buku The V Book, tingkat keasaman Memek / Vagina jadi lebih tinggi. Kondisi asam di Memek / Vagina memang perlu dijaga untuk mencegah masuknya bakteri dari luar.

Berikut 9 cara lain untuk menjaga kesehatan Memek / Vagina:

1. Beberapa wanita memiliki kebiasaan untuk melakukan douching (membersihkan Memek / Vagina dengan menggunakan alat tertentu) usai masa menstruasi. Alasannya? Agar darah kotor yang keluar saat menstruasi bisa dibersihkan secara maksimal. Padahal, sesungguhnya menstruasi adalah proses alami yang tidak kotor. Sebaiknya lakukan douching atas rekomendasi dokter. Salah membersihkannya, malah bisa membunuh bakteri baik yang sebenarnya dibutuhkan Memek / Vagina.

2. Hindari kebiasaan menggunakan wewangian pada area intim. Hal ini termasuk saat kita memilih pembalut tipis (panty liner). Sekarang banyak ditemukan panty liner yang disertai wewangian, untuk menjaga aroma area intim kewanitaan kita. Kemungkinan reaksi yang bisa terjadi setelahnya adalah iritasi atau alergi. Untuk pemilik kulit sensitif, hindari pemakaian cairan pelembut pakaian pada saat mencuci pakaian dalam. Sebaiknya gunakan sabun yang lembut dan bebas aroma.

3. Jangan menggunakan panty liner sepanjang hari. Meskipun Anda rajin menggantinya, hal ini mengakibatkan iritasi pada Memek / Vagina. Kalau cairan yang keluar dari area intim kewanitaan Anda sudah sangat berlebihan, segera kunjungi dokter spesialis kulit dan kelamin.

4. Sebaiknya jangan malas mengganti pembalut. Gunakanlah panty liner pada "detik-detik terakhir" masa menstruasi. Setidaknya gantilah pembalut, panty liner, atau tampon setiap 4 jam sekali. Usai buang air kecil, sebaiknya Anda juga mengganti pembalut.

5. Kondisi iklim Indonesia yang lembap, membuat kita mudah berkeringat. Lecet di area sekitar Memek / Vagina karena gesekan biasa terjadi. Untuk mencegahnya, kita sering memberi bedak tabur. Sebaiknya mulai sekarang jangan memberi bedak pada daerah intim. Partikel lembut bedak bisa masuk ke Memek / Vagina dan menjadi penyebab munculnya kanker rahim.

6. Agar tampak langsing dari luar, banyak wanita memilih pakaian dalam yang sangat ketat. Waspadalah, hal ini bisa menimbulkan jamur berkembang biak pada area intim Anda. Sebaiknya jangan terlalu sering mengenakan pakaian dalam superketat. Pilihlah pakaian dalam yang terbuat dari bahan yang mudah menyerap keringat.

7. Mandilah dengan menggunakan sabun yang lembut. Jangan pernah menggosok area sekitar Memek / Vagina dengan loofah atau sikat tubuh.

8. Lakukan hubungan intim yang aman. Maksudnya, cermati jika pasangan Anda sedang mengidap penyakit kelamin seperti herpes atau lainnya. Dalam kasus beberapa pasangan, suami mereka tidak sadar kalau sedang mengalami penyakit berbahaya tersebut.

9. Periksalah alat kontrasepsi secara teratur.

Letak G-Spot

Letak G-Spot
Letak G-Spot Wanita

Selain alat reproduksi tadi, Anda juga perlu mengenali satu area lagi yang sering disebut G-Spot. Menemukan titik g-spot wanita adalah impian semua pria. G-Spot (Grafenberg Spot) saat ini sering dibahas di berbagai media.

Titik G-Spot adalah sebuah ruang sempit dibalik tulang pubis wanita ini yang apabila tersentuh akan memberikan sensasi yang luarbiasa (baca: Menyingkap Misteri Titik G-Spot Wanita)

Titik G-Spot dapat ditemukan dengan memasukkan jari-jari ke dalam Vagina dengan telapak tangan menghadap ke depan. Dengan menyentuh dan memainkan bagian ini dengan perlahan, dapat membuat pasangan wanita mendapatkan orgasme yang kuat.

G Spot juga dapat terstimulasi dengan baik saat bercinta dengan posisi doggy style atau spooning.

Nah… berbekal pengetahuan anatomi tubuh dan alat reproduksi, tentunya Anda kini dapat mempersiapkan diri untuk menikmati saat-saat indah bersama. Jangan takut untuk mencoba dan mengekplorasi tubuh pasangan, karena kreativitas memang merupakan elemen yang sangat penting untuk membina hubungan intim yang senantiasa penuh gairah.

Merawat Memek / Vagina | Membersihkan Memek

 Sebagian besar kaum perempuan mungkin ada yang tak menyadari manfaat lebih dari alat kelamin yang dimilikinya. Padahal, alat kelamin itu merupakan "properti" yang wajib dijaga dan dipelihara sebaik-baiknya.

Untuk menjaga organ seks selalu sehat dan terhindar dari berbagai macam penyakit kelamin, maka setiap perempuan perlu memerhatikan beberapa tips berikut ini:

1. Setelah buang air, cucilah tangan dengan sabun dan cucilah memek secara benar.

2. Setelah buang air besar, siramkan air ke memek dari arah depan (kemaluan) ke belakang (anus) dan jangan sebaliknya. Dengan begitu kotoran dari lubang anus tidak terbawa masuk ke dalam Memek. Salah satu penyebab terjadinya Infeksi Saluran Reproduksi (ISR) adalah masuknya kotoran dari dubur ke Memek.

3. Hindari penggunaan sabun apapun di wilayah Memek.

4. Hindari penggunaan cairan kimia pewangi/cairan khusus pembersih Memek karena akan mengganggu keseimbangan flora dalam Memek. Bila terlalu sering dipakai, justru akan membunuh bakteri baik dalam Memek yang selanjutnya akan memicu tumbuhnya jamur. Akibatnya, muncul gatal-gatal di daerah organ intim.

5. Keringkan wilayah Memek dengan handuk bersih, lembut, dan kering, serta jangan digosok-gosok.

6. Gantilah celana dalam minimal dua kali sehari.

7. Pilih celana dalam dari bahan katun yang mudah menyerap keringat. Hindari celana dalam yang terlalu ketat karena akan menekan otot Memek dan membuat suasana lembap.

8. Hindari memakai celana jeans terlalu ketat di wilayah selangkangan.

9. Di waktu haid, gantilah pembalut setiap kali terasa telah basah atau lebih dari 3 jam, dan cucilah Memek terlebih dahulu setiap kali akan mengganti pembalut. Pembalut yang dipakai pilih yang tidak mengandung gel, sebab gel dalam pembalut kebanyakan dapat menyebabkan iritasi dan menyebabkan timbulnya rasa gatal.

10. Gantilah pembalut sehabis buang air, meskipun tampak masih bersih ketika haid telah hampir selesai.

11. Di toilet umum, sebelumnya siram dahulu (flushing) toilet yang akan dipakai. Hindari menggunakan air yang berada di bak atau ember. Menurut penelitian, air yang tergenang di toilet umum mengandung 70 persen jamur candida albicans (penyebab keputihan dan rasa gatal pada Memek). Sedangkan air yang mengalir dari keran di toilet umum mengandung kurang lebih 10 persen hingga 20 persen jamur candida albicans.

12. Jangan menggunakan bedak untuk daerah Memek termasuk pada bayi terutama bayi perempuan. Menurut penelitian, pemakaian bedak pada daerah tersebut terutama pada bayi dapat berdampak buruk, karena bedak dapat masuk ke dalam Memek yang di kemudian hari dapat mengakibatkan berbagai macam penyakit, seperti tumor. Jika ingin menggunakan bedak, cara yang terbaik ialah dengan mengusapkan terlebih dahulu ke telapak tangan, baru diusapkan ke daerah lipatan paha dan pantat bayi yang biasanya lembap dan mudah teriritasi. Hal itu untuk menghindari supaya bedak tidak sampai masuk ke dalam Memek.

13. Jangan pernah menyemprotkan minyak wangi ke dalam Memek.

14. Pemakaian pantyliner tidak dianjurkan setiap hari. Pantyliner sebaiknya hanya digunakan pada saat keputihan banyak saja, dan sebaiknya jangan memilih yang berparfum karena dapat menimbulkan iritasi kulit. Sebaiknya membawa celana dalam ganti daripada memakai pantyliner setiap hari. (sumber buku "Kesproholic", Tim Mitra Inti)
(tty)

Sumber Okezone.com

Artikel Merawat Memek Lainnya, Vagina Merah Merekah, Testing Vagina

Agar Memek Licin | Membuat Memek Licin

Penurunan kadar estrogen pada wanita mengakibatkan sejumlah dampak, seperti berkurangnya lendir dan penipisan pada lapisan Memek. Ketika Memek hanya mengeluarkan sedikit lendir, rasa sakit bisa terjadi saat bersanggama.

Selain kesakitan, hal ini membuat wanita tidak merasakan kenikmatan seks. Sebab ketika kondisi wanita tengah terangsang, maka Memek akan mengeluarkan sejenis cairan yang dapat melenturkan. Selain itu, saluran Memek dapat melebar, menjadi lebih panjang dan lebih basah. Sehingga ketika penetrasi tiba, penis tak mengalami kesulitan untuk "menjelajahi" setiap sudut Memek. Fungsi dari kelenjar-kelenjar dalam Memek juga menghasilkan cairan yang menjaga kebersihan dan kelembapan Memek.

Namun, bagaimana dengan kondisi wanita yang mengalami menopause, ataupun sulit terangsang secara seksual? Apa Memeknya tidak bisa mengeluarkan banyak cairan? Tentu saja itu pemikiran yang tidak tepat. Sebab, masih terdapat solusi mudah untuk membuat Memek licin ketika berhubungan seks.

"Minyak lubrikasi tak hanya membuat Memek lebih ’luwes’, sehingga Kontol bisa masuk dengan lancar. Tapi juga bisa membuat hubungan seks berjalan lebih lama," kata pakar seks dari Amerika Serikat, Pepper Schwartz PhD, yang dikutip okezone dari Sheknows, Senin (29/3/2010).

Nah, jika Memek Anda kesulitan untuk "menyambut" kedatangan Kontol pasangan, saatnya untuk memberikan minyak lubrikasi sebagai solusinya!
(tty)

Sumber Okezone.com